HMD Global sepertinya akan kembali merilis dua ponsel terbarunya di indonesia,yaitu nokia 7 plus dan nokia 6 2018. Hal ini diketahui dari situs Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian. Berdasarkan informasi tersebut, ada dua perangkat nokia dengan kode Nokia TA-1043 dan Nokia TA-1046 yang sudah mengantongi sertifikat lolos uji tingkat kandungan dalam negeri (TKDN).

Jika ditelusuri lebih lanjut, kode Nokia TA-1046 bisa jadi merupakan model untuk Nokia 7 Plus, sedangkan Nokia TA-1043 merupakan model untuk Nokia 6 (2018). Adapun pihak yang mengajukan sertifikat tersebut adalah PT Erajaya Swasembada tbk yang diketahui merupakan distributor dari produk-produk ponsel Nokia di Indonesia.

Namun sayang, sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut tentang tanggal peluncurannya. Tapi, jika melihat sertifikasi tersebut ada kemungkinan kedua ponsel ini akan meluncur dalam waktu dekat. Sebagai informasi, nokia 6 2018 akan ditenagai dengan chipset snapdragon 630 yang didukung RAM 3/4 GB serta memori internal 32/64 GB. Dari sektor kamera,ponsel ini akan dibekali dengan kamera utama 16 megapixel dan kamera depan 8 megapixel.

Sementara untuk nokia 7 plus akan ditenagai dengan chipset snapdragon 660 octa-core yang didukung RAM 4 GB serta memori internal 64 GB,dalam urusan fotograpi ponsel ini akan dibekali dengan dual camera utama 12 dan 13 MegaPixel serta kamera depan 16 megapixel dengan aperture f / 2.0

Ingin voucher pulsa gratis setiap bulannya cukup klik subscribe dan aktifkan icon lonceng
dari Channel Ponsel