Menikah Menurut Islam

Menikah Menurut Islam – Menikah ? Hmm siapa sih yang gak ingin menikah ? dalam Islam, menikah adalah suatu hal yang sangat dianjurkan. Mengapa demikian ? Ada banyak hal yang mendasari alasan tersebut. Memang secara logikan, menikah bisa membuat kita lebih bahagia. Menikmati hidup berdua dengan orang pilihan yang kita sayang adalah sebuah keajaiban dalam hidup. Untuk itulah menikah sangat dianjurkan.

Menikah Menurut Islam

Menikah Menurut Islam

Hukum pernikahan itu fleksibel, bisa jadi menikah itu wajib, sunnah, makruh hingga haram tergantung dengan individunya. Misalnya saja seseorang yang telah siap menikah, memenuhi syarat pernikahan maka hukum dari seorang ini adalah wajib. Sedangkan untuk mereka yang siap menikah namun belum memenuhi persyaratan untuk menikah maka hukumnya adalah sunnah. Sedangkan untuk mereka yang belum ingin menikah dan belum siap maka hukumnya adalah makruh. Sedangkan untuk mereka yang ingin menikah karena ada maksud tertentu yang kemudian mendatangkan kemudharatan, maka hukun pernikahan itu adalah haram.

Menikah sebenarnya adalah suatu kegiatan untuk merekatkan dua hati agar menjadi pasangan yang halal, bisa bersama menjalani kehidupa dan beribadah bersama. Dalam pernikahan ada banyak syarat dan beberapa hal yang harus dipersiapkan. Selain kemantapan mental dan jiwa, secara ekonomi seseorang yang ingin menikah juga harus dalam kategori mampu. Terlebih untuk kaum laki-laki yang wajib menafkahi istri. Untuk itulah ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menikah.

1.    Kemantapan 2 orang yang akan menikah
2.    Ada mahar yang akan diserahkan
3.    Mendapat restu dari kedua orang tua
4.    Siap menjalani kehidupan bersama
5.    Ijab qobul dengan wali dan para saksi.

Menikah sebenarnya pekerjaan mudah, hanya saja banyak orang yang belum memiliki keinginan untuk menikah. Padalah dalam Islam, meikah sangat dianjurkan sebagai bentuk ibadah. Bahkan Rasulullah juga menganjurkan semua umatnya untuk menikah. Karena menikah menghindarkan kita dari perbuatan yang dibenci Allah, menjadi lebih termotivasi karena bisa beribadah bersama, bisa melakukan hubungan yang sah dimata agama.

Selain itu menikah bisa membuat kita lebih kaya. Gak percaya ? Tahukah Anda bahwa Allah telah menjamin mereka yang menikah mendapat rejeki lebih sehingga bisa membuat kehidupan yang lebih baik. Hanya saja banyak orang yang tidak percaya mengenai hal ini. Untuk itulah kita harus banyak-banyak belajar mengenai pasal menikah menurut Islam.

Selain menjaga diri dari perbuatan keji dan hal yang tidak bermanfaat, menikah membuat hidup lebih tenang. Apalagi Allah telah menjamin kehidupan seseorang agar lebih baik setelah menikah. Itupun tergantung dari usaha masing-masing orangnya.

Nah untuk Anda yang sudah siap, bersegeralah untuk menikah. Karena dengan menikah Anda bisa melakukan pekerjaan bersama pasangan yang tentunya jauh lebih menguntungkan. Anda memiliki teman untuk berkeluh kesah, memiliki partner bekerja dan bisa sharing kapan saja Anda mau tanpa ada larangan. Halal dalam menikah adalah hal  yang menjadi prioritas, menikah juga bisa memperpanjang keturunan yang baik.

Untuk itu berusahalah menikah semuda mungkin sehingga Anda bisa menikmati hidup sejak muda. Selain Anda bisa bekerja bersama untuk mendapatkan kehidupan yang lebih sejahtera, Anda juga bercumbu dengan pasangan dengan ridha Allah. Dijamin setelah menikah Anda akan mendapatkan kebahagian dari Allah. Rejeki lebih banyak dan yang pasti kehidupan jauh lebih bermakna.

Menikah mengajari seseorang untuk mandiri dan bertanggung jawab, ada tugas bagi seorang suami dan istri yang harus dipenuhi oleh keduanya. Demikian lah pandangan Islam mengenai menikah, so buat Anda yang telah siap jangan menundanya lagi ya, jangan ragu untuk memimpikan keluarga yang anda idam-idamkan
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Author: bungdidont

Dede Setiawan, orang Sunda asli, senang membaca, menulis, bermusik dan olah suara. Ayah dari 1 Putri, suami dari satu Istri dan berniat tambah lagi (bukan istri). Mulai aktivitas blogging sejak 2010

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *