Pada awal April saya meradang karena traffick dan serp turun drastic, selama bulan tersebut kunjungan benar-benar drop, hanya ada beberapa kunjungan yang berasal dari klik beberapa rekan yang mencantumkan link blog facebook dan beberapa blog directory, dengan kepenasaran yang mengebu-gebu dan mencari penyebabnya saya melakukan beberapa langkah drastis hampir 50% konten dan artikel blog ini saya buang untuk menghindari duplikat konten.

Baru pada awal Mei ini  blog saya muncul kembali di Serp dan traffcik pun mulai mengalami peningkatan, Alhamdulillah. Kenapa saya sampai meradang? Alasannya sederhana

Pertama, seperti kita ketahui tehnik SEO adalah untuk meningkatkan kunjungan atau visitor dari mesin pencari yang gratis dan cukup menjanjikan. Memang sangat terasa, ketika SEO gagal dan blog tidak muncul di SERP Google terutama otomatis visitor menurun tajam. Jadi sangat jelas  Google adalah penyumbang traffick terbesar, bagaimana dengan mesin pencari atau search engine lain? Walau tidak terasa namun tetep ada beberapa visitor yang dating dari mereka diantaranya Bing, Ask dan Baidu jadi melakukan optimasi di mesin pencari ini juga tetep dilakukan

Kedua, sebagai blog yang bertema atau berniche general dan tidak berjualan, visitor adalah salah satu harapan saya untuk mendapatkan earning. Mungkin blog yang lain pun sama namun perbedaannya jelas. Kalo berjualan entah affiliasi atau produk sendiri anggap saja dengan visitor 1000 lalu 10% membuat transaksi itu sudah lumayan, namun bagi blog model saya begini  1000 visitor hanya menghasilkan beberapa rupiah saja. Ngerti kan?

Kalo boleh saya sharing ada beberapa langkah yang saya lakukan selama bulan April tsb

  1. Membuang konten yang bermigrasi dari wordpress gratisan saya dulu untuk menghindari duplikat konten
  2. Melakukan setting ulang di plugin diantaranya All in One SEO Pack dan STT2 dengan tujuan sama yaitu menghindari duplikat konten dan spam
  3. Menghapus sitemap di google webmaster dan membuat sitemap baru dengan sitemap generator
  4. Submit ulang sitemap baru di google webmaster
  5. Mempercepat loading blog
  6. Menghindari komentar yang berpotensi Spam
  7. Menghindari submit di url directory massal seperti yang biasa dilakukan

Hanya itu beberapa langkah penting yang saya lakukan dan mudah-mudahan memang berpengaruh, tentang submit Url missal yang saya katakana itu bisa saja menjadi penyebabnya, kenapa? Karena google akan mencurigai kita melakukan Spam bayangkan saja dengan umur blog yang baru beberapa bulan namun mendadak mendapat backlink dari ratusan web lain benar-benar mencurigakan. Sebenarnya saya melakukan submission itu untuk mendongkrak visitor yang memang saya akui sangat minim namun ternyata malah jadi boomerang. Namun saya bias mengambil hikmah dari kejadian ini yaitu SABAR J

Alhamdulillah sekarang visitor sudah sudi berdatangan dari perantara mbah google saya tidak lagi berusaha melakukan tindakan-tindakan aneh apalagi Google sekarang lebih pintar dengan munculnya Panda dan Penguin dan mungkin nanti akan muncul Joker dan Catwoman,

Submitting berlebihan tidak terlalu difikirkan apalagi dilakukan, biarlah semuanya berjalan alami. Ibarat buah matang dari pohon akan lebih enak daripada buah yang matang karena karbit. Teu nyambung nya tinu  Traffick dan Serp Kembali normal kanu buah hehehe  ah etamah  hanya analogi saja. Seperti biasa nih saya tunggu komentar dan tanggapan rekan semua. Semoga artikel ini bermanfaat Wassalam