Tips Aman Belanja Online

Sudah sering kita dengar (baca) baik di Koran, majalah, blog dan media informasi lainnya tentang korban-korban penipuan bernodus belanja online. Modusnya rata-rata sama yaitu menawarkan barang yang jauuuuuuuuuuuuuuuuh (hitung U nya berapa) lebih murah daripada yang ditawarkan di pasaran. Mereka menawarkan barang “fiktif” mereka melalui web/toko online, Facebook sera media online lain dan mayoritas menawarkan produk elektronik terutama Handphone, smartphone, Ipad, Blackberry dsb

Setelah mendapat calon korban, pihak penipu via hubungan telepon akan membimbing calon korbannya ini untuk SEGERA mentrasfer uang sebagai pembayaran. Setelah sukses transfer calon korban yang sekarang sudah menjadi korban Galau karena barang yang diidam-idamkan tidak kunjung tiba, toko online atau facebook penjual tsb terkadang sudah hilang atau berganti nama, kontak yang tertera kadang sudah tidak bisa dihubungi bahkan ada yang nekad pas di telepon malah minta lagi tambahan pembayaran wuih paraaah.

Korbannya pun beragam namun kebanyakan sih saya fikir ironis malah karena kebanyakan korban yang saya baca di media adalah mahasiswa yang seharusnya lebih terpelajar dan intelek dan mampu mengendus modus penipuan, atau hanya mereka saja yang berani mengemukakan kejadian ijni kepada media sedangkan korban lainnya dari kalangan lain tidak terendus sehingga tidak terpublikasi.

Bagaimanapun semuanya sudah terjadi dan kita hanya menjadikan itu sebagai bahan pelajaran, tidak semua toko online atau penjual online itu penipu dan tidak pula semuanya jujur.Adabeberapa tips yang akan saya berikan ketika anda berminat untuk berbelanja secara online

  • Jangan ngiler dengan harga yang fantastis murah, apalagi perbedaanya jauh dari pasaran, misal harga pasaran Rp. 5 juta mereka menjual hanya Rp. 1,5 juta
  • Lihat identitas mereka dengan tool who is, usia web, kontak dsb mesti tidak menjamin minimal ada pegangan, tapi kalo informasinya tidak jelas mending urungkan saja niat anda belanja.
  • Bila di facebook lihat aktivitas mereka, alami atau tidak, mencantumkan identitas yang jelas atau tidak, namun kebanyakan toko penipu ini akun facebooknya dapat ngehack alias nyuri juga dari yang berhak. Lalu bagaimana caranya? Cobalah menghubungi kontak yang dicantumkan kalo tidak ada tinggalkan saja dan lupakan transaksi dengan mereka.
  • Bila nomor kontak mereka dapat dihubungi dan alamat mereka dekat dengan lokasi kita (pura-pura dekat juga boleh) cobalah untuk meminta COD (cash On delivery) atau anda meminta untuk mendatangi alamat mereka secara langsung, bila mereka menolak hati-hati, indikasi penipuan nih.
  • Jangan silau dengan nama dan identitas yang cenderung religius
  • Jangan terlalu percaya dengan testimoni yang ada di website/ facebook bersangkutan
  • Bila memungkinkan carilah website/facebook yang telah mendapat review atau testimoni dari blogger yang terpercaya juga tentunya
  • cari recommended seller dari forum-forum Kaskus misalnya
  • Jangan langsung memberikan alamat atau identitas pribadi lainnya
  • Bila memutuskan melakukan pembelanjaan namun masih menyimpan curiga, pertimbangkan lagi sejauh mana kebutuhan kita membeli barang bersangkutan 😀

Sebenarnya banyak sekali hal-hal bahkan andapun saya yakin mempunyai insting terhadap hal yang mencurigakan, jangan abaikan insting anda itu ikuti apa yang menjadi kecurigaan anda dan tanyakan kepada mereka (penjual online) apa yang menjadi ganjalan, saya yakin bila mereka tidak berniat menipu mereka akan dengan senang hati menjawab.  Masih banyak langkah atau tindakan kita untuk mencegah agar tidak menjadi korban penipuan Adakah yang ingin anda tambahkan?

Sekedar informasi nih buat anda, sekarang ane sendiri telah membuka toko online yang menjual produk-produk fashion seperti busana wanita, busana Muslim, sepatu tas dan lain-lain, kunjungi toko online ane ya 😀 Nieda Collection.

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Author: bungdidont

Dede Setiawan, orang Sunda asli, senang membaca, menulis, bermusik dan olah suara. Ayah dari 1 Putri, suami dari satu Istri dan berniat tambah lagi (bukan istri). Mulai aktivitas blogging sejak 2010

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *