Tradisi Orang Jepang dengan Kedelai yang harus Kita Tiru

 

Tradisi orang Jepang dalam soal makanan pasti tidak sama dengan tradisi orang dari negara lain. tradisi orang Jepang nyatanya yaitu makan kedelai. Rata-rata orang Jepang umum makan berbahan kedelai sejumlah 200 mg sehari-harinya. Ini jauh di atas rata-rata tradisi biasanya orang di semua dunia yang cuma konsumsi kedelai 50 – 90 mg sehari-harinya.

Tradisi orang Jepang yang ini memiliki dampak yang sangat bagus bagi kesehatan, terutama untuk beberapa wanita Jepang. Wanita jepang memiliki kesehatan tulang yang bagus, serta ini bermakna turunkan resiko osteoporosis pada wanita lebih kecil. tradisi orang Jepang yang ini dapat memberi dampak pada wanita yakni menunda atau turunkan tanda-tanda menopause awal.

Kedelai, bahan makanan yang telah familiar untuk beberapa wanita Indonesia ini memiliki kandungan zat isoflavon. Zat isoflavon sendiri memiliki sebagian faedah untuk kesehatan diantaranya :

Untuk menekan resiko serangan kanker ovarium

  1. menekan resiko kanker payudara
  2. menekan resiko kanker prostat
  3. meningkatkan kandungan cholesterol baik dan juga menekan kandungan cholesterol jahat dalam darah.
  4. mengurangi tekanan darah tinggi
  5. Menghindari osteoporosis pada wanita
  6. Menghindari mutasi gen

Untuk masyarakat Indonesia, terutama beberapa wanita Indonesia yang secara umum menyukai masak memasak, memperoleh bahan makanan dari kedelai sudah pasti tak susah. Katakan misalnya tempe serta tahu, yang adalah makanan sehari-hari dan tentu telah banyak disukai. Sayangnya, kandungan isoflavon dalam tempe serta tahu masihlah kurang, sekitar 30 hingga 50 mg saja. Untuk memberi konsumsi isoflavon dalam keseharian, kita dapat memberikan makanan berbahan baku kedelai misalnya : susu kedelai, tepung kedelai, atau kedelai mentah yang dapat di proses jadi bahan makanan sesuai sama selera serta variasi resep sesuai selera.

Nyatanya kedelai yang memang relatif terjangkau dalam seluruh kalangan masyarakat, serta gampang didapat banyak mempunyai faedah untuk kesehatan manusia. Nah, kita pastinya dapat pula mengikuti tradisi orang Jepang ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *